• Posted by : Arachmadi Putra Senin, Juli 20, 2020



    ano umi dokomademo aokatta tooku made
    laut itu, terus berlalu, pergi menuju, jauhnya biru

    ano michi dokomademo tsudzuiteta massugu ni
    jalan ini, terus disini, tetap menanti, musim berganti

    ichiban hayaku sunao ni waratta monogachi
    dia yang tertawa, dengan tulus, akan jadi pemenangnya

    ichiban suki na ano hito waratteru
    dan dia yang tertawa, yang kusuka, yang kucinta

    dare yori mo tooku ni ittemo koko kara mara waratte kureru?
    bahkan jika aku pergi sangat jauh, akankah terus senyum itu kau lukiskan?

    hitomi wo tojireba futto natsu no hi no nioi
    ketika aku terpejam, harum musim panas kurasakan

    ano kawa asonderu futarikiri doro darake
    kita berdua, di sungai itu, bertukar canda, berlumpur debu

    ano kumo otteiru todoitara shiawase to
    kukejarnya, iringan awan, ku bahagia, jika dapatkan

    ichiban hayaku kono saka nobotta monogachi
    dia yang berlari, dengan cepat, akan jadi pemenangnya

    ichiban suki na ano basho mezashite
    dan dia yang berlari, ke tempat yang kita suka

    takusan no omoide ga aru hoka ni wa nanimo iranai gurai
    kumiliki berjuta kenangan hingga rasanya tak ada lagi yang aku inginkan

    hitomi wo tojireba sugu ano umi no nioi
    ketika aku terpejam, wangi desir laut kurasakan

    mata natsu ga kuru gin'iro ni hikaru
    musim panas kembali, di langit berpendar, silau

    minamo ni utsusu futari bun no kage
    bayang kita kembali, terpantul di air, kilau

    dare yori mo tooku ni ittemo koko kara mata waratte kureru?
    bahkan jika aku pergi sangat jauh, akankah terus kau lukiskan senyum itu?

    hitomi wo tojireba futto ano hi no aozora
    ketika aku terpejam, kulihat lembutnya langit biru

    Leave a Reply

    ketik pendapat kalian tentang postku ini ...

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • Hak Guna © - C i m o B l o g s

    Hak Cipta Tema © Johanes Djogan