• Posted by : Arachmadi Putra Rabu, September 16, 2020



    itazurana kotoba ga afureru itsumo no gogo
    bentangan jingga kala senja, dihiasi kata-kata manja

    taikutsuna mainichi ni kaze ga fuita
    angin bertiup, dihariku yang tak jauh biasa

    arifureta sekai de kimi to sugoshita jikan wa
    hari di dunia yang biasa, kita habiskan bersama-sama

    atarimae janai ki ga shita
    kumerasa itu tidaklah biasa

    nan do datte waraiatte
    kita tertawa, kita bercanda

    tanoshii hibi o kasane
    kita bahagia selamanya

    mune no oku ni shimai konda omoi o sagasuyo
    ku mencari rasa, rasa yang tersimpan, mengendap di dalam dada

    kokoro no tobira o tataiteru
    terus-menerus mengetuk pintu hatiku

    hitotsu futatsu narihibi KUNOKKU
    kesatu, kedua, bunyi ketukan itu

    dare ni mo kikoenai mama kimochi wa nemuru
    tak terdengar dan tidak terbalaskan, tidak ada yang tahu

    akarui hizashi no sono ura de
    di balik cahaya mentari yang berkilau

    honto, no koto kakurenbo shiteru
    sungguh "rasa"nya, bersembunyi dariku

    itsuka kitto mitsuketene nantene
    ku tahu pasti diriku nanti, 'kan ditemu

    ishiki shitenakute mo shizen to oikaketeru
    bahkan jika tak kau sadari, sebenarnya engkau mengejarnya

    kimi to jibun no kage hitotsu ni shite mitari
    coba satukan dirimu, dengan bayanganmu disana

    arifureta kisetsu mo kimi no tonari ni itara
    rasanya musim yang biasa, jika kau berada disampingnya

    tokubetsu da to omou fushigi
    bagiku itu menjadi istimewa

    akireru hodo fuzakechatte
    ku hanya bermain, bermain rasa

    komarase tari suru kedo
    yang ku melihatnya tak biasa

    sunao ni naka naka narenai
    ku tak mampu kata, kata sebenarnya

    sakasama no kimochi
    berbaliknya, satu rasa

    iidasenai
    hening rasanya

    [bridge]

    mimi wo sotto katamuketara
    jika kau dengar, lembutnya menderu

    chiisaku furueru oto
    suara gementar kecil itu

    mune no oku ni fuete yuku yo
    semakin membesar, dibalik dadaku

    namiutsu kodou no ashiato
    jejak degup yang memburu, di hatiku

    kokoro no tobira wo tataiteru
    terus-menerus mengetuk pintu hatiku

    hitotsu futatsu narihibi KUNOKKU
    kesatu, kedua, bunyi ketukan itu

    dare ni mo kikoenai mama kimochi wa nemuru
    tak terdengar dan tidak terbalaskan, tidak ada yang tahu

    akarui hizashi no sono ura de
    di balik cahaya mentari yang berkilau

    honto no koto kakurenbo shiteru
    sungguh "rasa"nya, bersembunyi dariku

    itsuka kitto mitsukete ne kitto ne
    ku tahu pasti dirimu nanti, 'kan bertemu

    Leave a Reply

    ketik pendapat kalian tentang postku ini ...

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • Hak Guna © - C i m o B l o g s

    Hak Cipta Tema © Johanes Djogan