• Posted by : Arachmadi Putra Minggu, Desember 20, 2020



    inoru koto wo akirameta
    berhenti aku panjatkan harapan

    sukitooru sora no asa
    di pagi cerah tiada awan

    donna kimochi kakaetetemo
    tak kupedulikan rasa yang tertahan

    dare ni mo todokanai nante
    tak mampu aku buat satu jangkauan

    maru de watashi wa ekoo
    seakan "Echo" aku perankan

    semaku shiroi heya kara wa
    di sangkar putih kecil ku berada

    onaji keshiki ga mieru
    terhampar pemandangan yang sama

    "atari mae" dake wo nozonda
    ku hanya mendambakan "apa adanya"

    sasayakana unmei de sae
    meski hanya takdir yang tak istimewa

    hakanai mono to shitta
    kar'na ku tahu itu tak lama

    hirogeta chizu no ue  tabidatsu you ni
    jariku membentangkan peta, seakan dijalan

    koko naraba jiyuu ni nareru
    di tempat ini, bebas yang kurasa

    me wo tojireba hatenai michi
    jalan yang membentang, mata kupejamkan

    wasurerareru  itami mo zenbu
    sejenak kulupa, perih dan semuanya

    ano hana no mukou gawa wa
    dibalik hamparan bunga impian

    yasashiku mabushii umi
    terlukiskan indahnya lautan

    konna karappo no watashi wo
    kumerasa tak ada lagi harapan

    shizuka ni dakishimete kureru
    kuatkan aku dalam satu dekapan

    tooku e tsurete itte
    bawaku terbang menuju awan

    tsubasa ni kizu wo tsukerareta
    dengan sayap terhias luka lama

    ugokanai kago no tori
    seakan ia tak bernyawa

    kami-sama nante inakute, hontou wa...
    kebenaran Dia yang tiada, itu nyata...

    hirogeta chizu no ue, yaseta yubi de
    jariku membentangkan peta, di satu harapan

    sonzai wo tsunagi tomete
    yakinkan diriku yang masih ada

    rin to nobita hana wa ima mo
    dengan penuh bangga, si putih di taman

    kitto soba de sakitsudzuketeru
    pasti bermekaran, disampingku berada

    Leave a Reply

    ketik pendapat kalian tentang postku ini ...

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • MOD FERVENT TEMPO Δ © - Arachmadi Putra

    Tema Asli © Johanes Djogan